TINGKALANON - TANDEK - MORION

Wednesday, July 23, 2008

Ros Merah Dan Sejambak Kenangan Di Laman Hati

Cinta itu kudiamkan seketika menunggu siang melintasi lukisan duka. Sukma dan ragaku bergema menari bersama kupu-kupu musim bunga tanpa warna. Perih terluka tergores selangkah dari jantungku membiru oleh getir yang disuluh sirna tanpa sedarku pagi tadi menjengah ke tingkap yang sudah lama terkatup kisahnya pada bingkai hati. Bayang kelam terjatuh lalu menjadi lagu hiba melingkari sekuntum ros merah berduri telah bermusim kuhidupkan dengan percikan darah mengalir dari telapak tangan tergores.

Luka itu bertahan enggan sembuh dipuja waktu

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home